
SEKAPUR SIRIH
Rubrik Laporan Utama Jejak Leuser edisi ini menampilkan isi Rencana Strategis Pengelolaan Taman Nasional Gunung Leuser tahun 2006-2010 yang telah tersusun. ‘Pangsa pasar’ yang beraneka ragam menjadi pemicu utama dimuatnya Renstra tersebut pada Jejak Leuser. Dan hal ini semata-mata didasari keinginan untuk dapat memperlihatkan, mengenalkan, mengakrabkan, dan ‘mencintakan’ Taman Nasional Gunung Leuser sebagai salah satu aset berharga dunia kepada semua lapisan masyarakat. Tulisan di dalam Laporan Utama ini di’comot’ dari booklet Renstra yang juga telah disusun pada tahun 2007 ini.
Didasari oleh ketakjuban babarapa teman kepada rombongan kedih di Bukit Lawang, Redaksi JL memasukkan tulisan tentang Presbitys thomasi di ‘Kehati’, sekedar untuk mengenalkan dan syukur-syukur selanjutnya menjadi titik awal untuk ikut serta melindungi hewan cantik tersebut. Pada rubrik Khasanah, melalui pengetahuan dan bahan-bahan yang telah dibaca, Rina Purwaningsih mencoba menjelaskan kenapa gambut mudah terbakar. Kita tidak bisa memungkiri, di musim kemarau Indonesia banyak terkepung asap yang salah satunya karena kebakaran yang terjadi di lahan gambut.
Pada Edisi ke-9 ini, ada tiga judul muncul di rubrik Wacana. Berangkat dari inspirasi yang dia peroleh ketika bertemu dan berbicara dengan Pak Wiratno (mantan Ka. Balai TNGL), Bobby menulis tentang ketauhidan dalam menjelajahi dunia konservasi. Di ‘Wacana’ ini, dalam bentuk cerita fiksi ilmiah dan diinspirasi oleh orang-orang di sekelilingnya, Ujang memunculkan tokoh Forest Gam yang menyampaikan segala buah uneg-uneg-nya dengan judul Penerawangan Seorang Forest Gam. Masih di rubrik yang sama, Ipul (panggilan akrab Saiful Bahri), menuliskan obsesi dia untuk membentuk bumi yang lebih sehat dengan gerakannya yang ‘bertema’ Gerakan Ekologis Internasional. Akhirnya, salah satu staf Yayasan Gajah Sumatera (YaGaSu) berkesempatan memberikan sebuah karya puisinya tentang sang gajah di rubrik Wanasastra.
Terima kasih kepada Bapak Nurhadi Utomo atas sambutannya di buletin edisi ini.... Menyenangi pekerjaan, kata Pak Nur.
Terima kasih juga redaksi sampaikan kepada para penulis dan semua pihak yang membantu penerbitan JL edisi IX ini.
Selamat Membaca.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar